Mendo'akan..

09.42.00


Dari sekian banyak hal yang membuat saya jatuh hati pada suami saya adalah kinginannya untuk tetap menjalin hubungan baik dengan teman-temannya, saya sempat kaget diawal-awal pernikahan kami saat ia mengatakan bahwa dalam do'a yang ia panjatkan selepas sholat sudah tersusun rapi nama-nama yang akan ia sebutkan dalam do'anya, untuk orang tua dan keluarga sudah hal lumrah, bukan? tapi teman-teman di kampus bukannya kebanyakan?

Karena obrolan ini jadilan pembahasannya kemana-mana, sampai nyangkut ke penyakit hati yang kadang mendatangi kita sebagai manusia, ada rupa-rupa dan kesemuanya berpotensi memadamkan lentera dalam diri kita, menggelapkan hati-hati kita. Dalam obrolan itu suami saya sempat membagi cerita yang ia dapat dari ceramah salah seorang ustadz tentang bagaimana agar lentera dalam diri kita yang mulai meredup tidak sampai padam.

Masyaallah, salah satu caranya adalah banyak-banyak mendo’akan saudara kita yang seiman?

Gampang ya?

Nggak!

Kok nggak? Coba ingat-ingat deh, ada berapa nama yang rutin masuk ke dalam do’a-do’a kita, kadang karena buru-buru do'a untuk keluarga pun terluput kan? Atau jangankan mendo’akan, kadang untuk menghubungi sekedar menanyakan kabar bukannya kita keseringan merasa berat, karena nggak enak lah, karena inilah, karena itulah, buntut-buntutnya silaturahim putus pelan-pelan, rasa perduli kepada saudara seiman luntur begitu saja.

Lalu mengapa mendo’akan saudara seiman bisa menjadi obat bagi hati?

Pernah dengar hadist yang mengatakan bahwa seseorang tidaklah dikatakan beriman sampai ia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana yang ia inginkan untuk dirinya.

Saya kepikiran bahwa mendo’akan saudara seiman bisa mengobati hati karena dengan mendo’akan kita benar-benar menginginkan kebaikan untuk saudara kita, keinginan yang langsung dibisikan kepada Allah lewat do'a-do'a kita. Keinginan kita ini bisa menjadi salah satu jalan untuk menyempurnakan iman kita, sesuai hadist di atas.

Sekarang komunikasi sudah begitu gampangnyaa, jika masih berat mendo’akan, kita bisa mulai dengan menghubungi, semoga dengan rutin berbagi kabar dengan saudara seiman, cinta itu tumbuh dalam hati kita.

Mari saling mendo'akan :)
Selamat mencoba :)

Pict dari sini

You Might Also Like

1 comments

  1. mumpung lagi saling mendoakan. doakan saya ya kak Rahma.
    Biar menemukan jalan keluarnya. aamiin.

    BalasHapus

I'm Proud Member Of