The First Trimester (1-3 Months)

09.12.00

Bismillah. Ini postingan pertama tentang kehamilan pertamaku, rasanya agak deg-degan juga bercerita tentang hal ini. Tapi pengalaman dan perasaan di trimester pertama ini sungguh campur aduk, banyakan menyenangkan, sayang kalau mau disimpan sendiri, hehe. Sebelum hamil saya sudah bilang ke diri saya bahwa hamil itu cuma sebentar saja, cuma sembilan bulan saja, jadi sebisa mungkin harus dinikmatin perjalanannnya.

1. Hamil berjuta rasanya.

Saya hamil saat usia pernikahan kami menginjak bulan ke delapan. Hamilnya pun pas saya nggak terlalu berharap berhubung dibulan itu saya banyak kerjaan di kantor sibuk, lembur-lembur sampai malam, peralihan cuaca yang buat badan nggak fit, dan kunfayakun, saat Allah berkata jadi maka jadi lah. Sempat galau nggak di masa-masa penantian? dikit, hehe, wajar kali ya apalagi mendengar kabar teman-teman yang nikah belakangan tapi udah hamil aja.

Masa-masa penantian ini bener-bener harus dimanfaatkan baik-baik, yang paling penting adalah tetap berpikiran positif, banyak belajar dan memikirkan mau jadi ibu seperti kita nanti. Hal ini penting banget karena pengalaman saya sendiri adalah dulu sebelum hamil ada bejibun rencana-rencana amalan-amalan kalau saya hamil nanti, pas udah hamil jadi berasa banget susahnya karena sebelumnya kebiasaan itu belum terbentuk. Menurut saya masa-masa kehamilan adalah waktu terbaik mendidik diri kita, menempa banyak kebiasaan baik, semoga anaknya juga ketularan, aamiin.

2. Hamil dan LDRan, woww :D

Konon trimester pertama adalah masa-masa yang lumayan berat untuk ibu hamil, perubahan hormon memicu mual, pusing, dan sebagaianya. hehe. Saya merasakan ini, jadi luar biasa rasanya karena tinggal sendiri diperantauan. Solusinya, saya berusaha nggak lebay, hehe, dan tetap mensugesti diri bahwa masa-masa kehamilan itu cuma sebentar saja, setelahnyaaa, mungkin saya akan merindukan masa-masa ini. Jadi, mari dinikmati..

3. Penciuman jadi tajam banget, dan mual

Dari ngobrol-ngobrol dengan teman kantor saya jadi tahu bahwa untuk point ketiga ini adalah hal yang amat wajar, jadi mengeluhkannya akan kelihatan aneh. Mual-mual yang saya rasakan terbilang dahsyat, muntahnya juga jadi full power alis kuat banget suaranya. haha. Setelah berlalu sekian pekan saya baru ngeh kalau mual-mual yang saya rasakan biasanya kalau saya telat makan, hal ini saya taktisi dengan makan sedikit tapi sering, membuat list makanan yang bikin mual. Dan yang paling berasa bangett adalah pas naik angkutan umum ke tempat kerja, jalanannya itu bikin saya keblinger.

4. Perubahan Fisik

Belum kelihatan banget. Saya masih kurus aja, hanya bagian-bagian tertentu yang mengalami perubahan, memasuki pekan ke 13 ini rok dan celana udah berasa mulai sempit. Pertama kali periksa ke dokter berat saya nyentuk angka 47. Naik dua kilo. Pemeriksaan berikutnya jadi 46 (setelah buka jaket jadi 45) hehe. Di trimester awal ini emang rawan penurunan berat badan. Bulan berikutnya harus naik tentu dengan pola hidup yang lebih sehat. :)

5. Moody

Iya, perasaannya jadi gampang banget berubah. Saya yang aselinya emang ngantukann jadi bertambah-tambah pas hamil ini. Di awal-awal saya sampe harus nonkrong dikubikel toilet sekalian tidur-tidur ayam. haha. Berasa bangett gampang lelah dan gampang lapar. Alhamdulillah, teman-teman di tempat kerja mengerti ini. Dari beberapa buku yang saya baca, bagian menjelaskan ke orang kantor tentang apa yang kita rasakan pas hamil sangalah penting dan jangan sungkan minta tolong ke orang lain.

6. Ngidam

NGIDAM INDOMIE dan DURIAN. Makan duren hukumnya hampir mendekati haram pas lagi hamil, disitu kadang saya merasa sedih apalagi dipinggiran jalan duren berjejer banyak banget. D

7. Batuk berat

Di usia kehamilan 12 minggu, saya kena batuk kering yang tidak mengenal waktu, puncaknya tengah malam sampai pagi. Kalau batuknya datang bawaannya pengen pipis dan dadanya sakit. Alhadulillah cuma sepuluh harian, sekarang udah nggak batuk lagi. Solusi pas batuk, istirahat yang cukup, minum air hangat, bisa juga minta obat batuk yang aman ke dokter.

8. Bertemu dengan banyak mitos

Nah.. bagian ini nih, orang kampung kayak saya pasti akrab dengan berbagai pamali dari orang orang tua yang banyaknya segambreng. Di kampung saya kalau orang lagi hamil, nggak boleh ikat-ikat sembarang, nggak boleh memaku apapun, nggak boleh nutup lubang air, nggak boleh motong binatang, nggak boleh duduk dipintu, disuruh bawa piso kecil, disuruh bawa bawang, disuruh minum air sakti, nggak boleh kena air ditempat air hujan yang ada dipinggiran atap, nggak boleh tiduran kalau udah ashar, nggak boleh motong rambut, dinding kamar diusap-usap minyak kayu putih konon biar setan nggak masuk, dan masih banyak lagi. *lap keringat* banyak yaaa...

Dibagian ini menjadi ujian tersendiri untuk ibu hamil, persiapkan diri dari jauh-jauh hari dengan ilmu dan bagaimana harus menjelaskan ke orang tua kita. :)

-------

Hamil adalah salah satu dari sekian banyak nikmat yang Allah anugrahkan ke hamba-hambaNya, diluar sana sangat tidak berbilang yang mendambakan nikmat ini. Saya pernah kepikiran karena sebab apa Allah memilih saya untuk mendapatkan nikmat ini mengingat masih banyaknya kurang dalam diri :"). Alhamdulillah ala kulli hal. Untuk para calon ibu di luar sana yang sedang menjalani masa-masa kehamilan dan sedang menanti jangan lupa banyak bersyukur dan tetap berpikiran positif. Sehat-sehat juga ya dan semoga lancar semuanya.

Gambar dari sini

23 Februari 2015

You Might Also Like

0 comments

I'm Proud Member Of