Tips menjadikan anak hafal al qur'an sejak usia dini

14.40.00


Tips menjadikan anak hafal al qur'an sejak usia dini

Bismillah.. sedikit oleh-oleh untuk teman-teman yang bercita-cita membentuk keluarga qur'ani dari seminar “Menghafal al qur’an tak mengenal usia"

Ahad kemarin saya ikut seminar yang bertemakan al qur’an. Sejak mengetahui info seminar ini saya udah ngilerrrr ajaa, di tambah lagi materi bagaimana menghafal al qur’an dalam 40 hari jugaa ada dalam seminar ini.. wow.. 40 harii.. 30 juz… saya 26 tahunn, juz 30 ajaa masih suka keder.

Ada beberapa materi yang disajikan dalam seminar, termaksud oleh-oleh yang akan saya bagikaan untuk kamuu yang bercita-citaa mencetak generasi qur’ani. Kenal Hilyaa kan? Itu loh Hafidz cilik yang bikin orang tuaa bebe-bebe karena mau jugaa punyaa anak seperti hilyaa.. Nah.. kemarin Ibunda dari Hilyaa memberikan terstimoni bagaimana mencetak anak-anak seperti hilyaa dalam keluarga kitaa.. ini beberapa tips-tipsnyaa..

Pertama: Harus punyaa cita-citaa dulu..Punyaa visi dan misi keluargaa.. Ibu dari hilya menuturkan bahwa ia bersama suaami bercita-citaa membentuk keluarga qur’ani. Cita-citaa mereka terinspirasi dari imam-imam besar yang memulai sukses dari rumah, dari ibu merekaa. Do’a jangan ketinggalan dan keyakinan akan janji Allah untuk mereka yang menghafal ayat-ayatnya harus selalu dipupuki. Ibu dari hilya menambahkan bahwa salah satu berkah dari al qur'an yang sudah mereka rasakan adalah kesempatan berumrah dan bertemu langsung dengan iman masjid nabawi dan masjidil haram saat hilya memperdengarkan hafalannya kepada beliau-beliau.

Kedua: Saat kehamilan sudaah teridentifikasi.. segeraaa buaat agenda selama masa kehamilan. Yang belum hamil atau sedang bersiap-siap hamil sudah bisa menyiapkan agendanya dari sekarang. Salah satu agenda yang nggak boleh ketinggalan adalah mengikat diri dengan wahyu.. Ibu dari hilyaa semasa hamil mengkhatamkan al qur’an sebanyak delapan kali.

Ketiga: Saat usiaa kehamilan memasuki bulan ke enam, janin sudah bisaa mendengar. Ibu di tuntut untuk sering mengajak si janin berbicaraa, berbicaraa yang baik-baik, dan memperdengarkan tilawah al qur’an pada si Janin.. Catatan penting… music Mozart, gesekan biolaa dan lain-lainnya buang jauh-jauh.. jangan biarkan anak-anak kita mengenal music sejak dalam rahim. Oke.

Keempat: Masa-masa bayi.. Ibunda dari hilya selalu membacakan hilyaa ayat-ayat pendek.. ini berulang-ulangg, dengan maksud melatih audio anak. Nanti hasilnya akan terlihat saat anak sudah mulai bisa berbicara.

Kelima: Usia enam bulan sudah mulai dikenalkan dengan huruf-huruf hijaiyah…huruf-hurufnyaa ditulis dikertas origami warna-warni trus temple dinding. Huruf-huruf tersebut dibacakan oleh ibunda hilya setiap harinyaa, lagi-lagi melatih memori anak.. Nanti hasilnya akan terlihat saat anak sudah mulai bisa berbicara.

Keenam: Sebelum anak di ajak menghafal al qur’an, sebaiknyaa bacaannya dulu yang di benarkan. Hilyaa yang sudah terbiasaa mendengarkan al qur’am walaupun belum ngerti hukum-hukum bacaan tapi sudah benar dalam melawadzkannya, makhrajul hurufnya juga sudah oke…

Ketujuh: Bangun komunikasi dengan anak, utarakan harapan-harapan kita pada anak-anak untuk menghafalkan al qur’an, hadirkan anak-anak dalam komunitas-komunitas pencinta al qur’an. Sehingga anak saat memutuskan untuk menghafal al qur’an lebih terbangun motivasinya.

Kedelapan: Orang tuaa bertugas menjaga hafalan anak, Memurajaah memotivasi, dan memberikan perhargaa

“Wahai Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".

Sekian, semoga bermanfaat :)

2 Juni 2014

You Might Also Like

1 comments

  1. Siap grak, pengnnya bgtu ya ukh, generasi qur'ani.
    semasa kandungan juga udah disekolahin biar Emaknya ikutan hafidzah aamiin

    BalasHapus

I'm Proud Member Of