Nice to meet you :)

13.12.00

Saya memiliki teman yang cuma dengan melihatnya saja telah membuat saya bahagia. Hubungan pertemanan kami terbilang biasa, tidak terlampau akrab, tapi setiap kali melihatnya saya merasakan sesuatu. Karena sulit menerjemahkan apa yang saya rasakan, akhirnya saya bilang saja kalau saya nge fans. hehe. Pengakuan saya ini tidak berakhir sampai disini, saya bilang ke teman-teman yang lain kalau si dia itu membuat saya tidak bisa menjaga pandangan *pandangan kagum saya sering membuatnya salah tingkah* saya bawaannya kagum saja, sangking  kagumnya, saya sampai tahu betapa jari-jarinya sangat mengkilap.

Setelah berlalu sekian tahun, akhirnya saya bisa menjelaskan sisi menganggumkan dari dia, mau tahuuu, ehm.. dia itu setiap kali berpapasan selalu saja mengucapkan salam. Di kemudian hari saya tahu lagi bahwa ada sunnah untuk menyalami saudara seiman disetiap pertemuan. Ooh pantas saja dia mempesonaa, rupanya ia membawa sunnah disetiap pertemuaan kami. Tak hanya itu salam yang ia ucapkan adalah do'a kebaikan untuk setiap saudara seiman yang dijumpainya. Lengkap pula "assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh"

Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shollallahu ’alaih wa sallam: “Manakah ajaran Islam yang lebih baik?” Rasul shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Hendaklah engkau memberi makanan dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak.” (HR Bukhari)

Berkata Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman. Kalian tidak beriman secara sempurna sehingga kalian saling mencinta. Maukah kalian aku tunjukkan suatu perkara bila kalian lakukan akan saling mencinta? Biasakanlah mengucapkan salam di antara kalian (apabila berjumpa).” (HR Muslim)

Perasaan kagum yang yang saya rasakan belum kenyang dengan salam yang terurai manis darinya di tiap pertemuan. Hal mengagumkan lainnya, ia selalu saja menyodorkan tangannya lebih awal. Bersalamaan. Awalnya saya mengira ini salah satu cara untuk mengakrabkan diri, oh ternyata tidak hanya itu, lagi-lagi ia membawa sunnah, tak main-main, karena Rasulullah mengabarkan bahwa akan gugurlah dosa-dosa mereka yang bersalaman sampai berpisah. subhanallah. 

“Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.“(HR. Abu dawud)

Selanjutnya, bagian inilah yang membuat saya semakin nge pans.. haha. senyumnyaa mengalihkan duniaku. Ia memang layak mempesona, karena lagi-lagi senyumnya bukan tanpa niat.. itu sunnah, bro... hehe

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Jangalah kamu menganggap enteng hal yang baik sedikitpun, sekalipun itu dengan menghadapkan wajahmu ke temanmu dengan wajah yang berseri" (HR. Muslim)


Apa yang ia praktekan itu sungguh ajaib, disetiap pertemuan kami ia berhasil membuat saya klepek-klepek, saya harus jujur kalau saya ini sering iri pada mereka yang berusaha hidup sesuai sunnah. Sekarang ini saya baru tahu bahwa yang dipraktekan teman saya itu adalah sunnah Rasulullah disetiap kali bertemu seseorang. 
Ayo di amalkan yaaa..

Oh iyya teman saya itu akhawat tapi saya nge panss berat, hehehe. salam-salaman, sapaa-sapaan, senyum-senyuman untuk sejenis sajaaa ya. 

 Nice to meet you, akhwat :)
Salam sepenuh cintaaa.  
Sumber gambar


You Might Also Like

2 comments

I'm Proud Member Of