Trimester Pertama (1-3 Bulan)

15.09.00

Hari ini Usia kandungan saya sudah memasuki pekan ke 14, rasanya campur-campur, hehe. Sebagian perempuan saat melewati kehamilan ke dua biasanya akan lebih santai sebab pengalaman kehamilan pada kehamilan pertama sangat membantu menentukan sikap. Namun untuk perempuan dengan pengalaman merasakan 'anak meninggal' saya yakin hari-hari kehamilan yang terlewati diliputi banyak kekuatiran, apakah ini normal? iya, saya menganggap ini normal. 

Saya terus saja membisiki diri saya bahwa kekuatiran yang saya rasakan adalah hal normal sambil terus berjuang untuk berpikiran positif bahwa semua akan baik-baik saja. Jujur nggak gampang, tapi harapan saya untuk melahirkan anak yang sehat menjadi kekuatan tersendiri melewati hari-hari di trimester pertama kehamilan saya yang kedua ini.

Pertama-tama yang ingin saya sharing adalah bahwa setiap kehamilan tidak selalu sama walaupun tidak menutup kemungkinan akan ada kesamaan. Setelah melewati hari-hari yang terbilang berat -hamil jauh dari suami- finnaly saya ada dihari ini, saya berhasil melewati trimester pertama dengan baik-baik saja. Perasaan campur-campur, muntah-muntah di jalanan jadi berasa angin lewat saat saya membayangkan akan ada bayi mungil yang kelak akan memanggil saya ibu. Saya sengaja menuliskan pengalaman saya selama tiga bulan ini di blog agar kelak nanti bisa dibaca-baca lagi (anakku juga bisa baca pas ia sudah besar)

23 January 2016 

Hari ini terlewati dengan syahdu, saya mendatangi rumah sakit tempat di mana anak pertama saya meninggal. Sedih, pasti. Apalagi saya ke rumah sakit hanya seorang diri saja, suami sedang menempuh pendidikan S2 di kota yang berbeda dengan saya, saya memaklumi hal ini.

Karena sebelumnya saya melahirkan melalui operasi sesar, maka saya kembali mendatangi dokter yang sama, selain itu dokter kandungan saya ini masyaallah sangat menenangkan. Antrian yang harus saya lewati lumayan panjang, dan akhirnya sampailah saya di meja dokter. Awalnya saya agak waswas menceritakan hasil tespek yang saya lakukan,mengingat hanya selang tiga bulan saja dari operasi sebelumnya, namun diluar dugaan dokter menyambut dengan bahagia kabar kehamilan yang saya sampaikan. Alhamdulillah.

Setelah Usg saya melihat raut wajah dokter seperti ada sesuatu yang aneh, setelah proses pemeriksaan selesai, dokter mengatakan bahwa dari hasil USG belum terlihat kantong kehamilan. Dokter menyuruh saya banyak berdo'a, dan datang lagi bulan depan.

Perasaan saya, duuuh galau. hehe. 

29 Februari 2016 (10w2d)

Waktu bergerak sangat cepat, sebulan berselang dari pemeriksaan pertama, hari ini saya kembali lagi ke rumah sakit, dengan perasaan yang lebih tenang, saya juga yakin bahwa diperut saya saat ini sedang tumbuh janin. Mulai berasa mual-mual soalnya, hehe.

Seperti pemeriksaan pertama, saya masih sendiri. hehe. Suami belum bisa menemani.

Setelah prosesi pemeriksaan, alhamdulillah, janin dalam kandungan saya sudah terlihat. Alhamdulillah ya Allah. Momen ini adalah momen yang sangat mengharukan mengingat lima bulan sebelumnya saya baru saja kehilangan anak saya. Saat di Usg saya melihat janin mungil bergerak-gerak, saya semakin kehabisan kata-kata saat mendengar detak jantungnya.

Semua yang saya rasakan di trimester pertama ini terbayar lunas dengan pemandangan itu.

Usia kandungan saya sudah masuk pekan ke 10 dan masih menjadi rahasia. hehe. Hanya saya dan suami yang tahu kabar bahagia ini, ada beberapa alasan kenapa kami menyimpan kabar ini berdua saja. 

Alhamdulillah Allah memberikan kemudahan, sampai di pekan ke 10 ini, mual-mual yang saya rasakan masih bisa saya atasi seorang diri. Perubahan fisik belum terlalu kelihatan, hehe, btw sisa hamil kemarin masih ada 10 kg, hahaha. Yang penting sehat-sehat, insyaallah nanti bisa kurus lagi, ngarep.

Soal ngidam, ada sih, tapi karena jauh dari suami tidak semua keinginan saya bisa terpenuhi, tapi sejauh ini tidak jadi masalah. Alhamdulillah.

26 Maret 2016 (14 W)

Haaa udah maret? hari ini saya kembali mendatangi dokter, kandungan saya sudah berumur 14 Pekan. Alhamdulillah. Trimeseter pertama terlewati dengan sukses walaupun sempat galau karena trimester pertama ini benar-benar saya hanya sendiri, tapi rasa galau itu tertepis dengan sendirinya, saya terlalu bahagia.

Do'akan ya semoga semua baik-baik saja, saya dan si kecil sehat-sehat, lahiran lancar-lancar. Aamiin.

26 Maret 2016



 

You Might Also Like

0 comments

I'm Proud Member Of