Kiat Merapikan Mainan Anak

2:11:00 AM



Jadi tujuan utama tulisan ini adalah membuat kenang-kenangan mainan apa saja yang Ruwaid punya sampai di umur dia yang sekarang, tujuan berikutnya adalah kenang-kenangannnya bisa saya lihat beberapa tahun kemudian saat dia udah insaf buangin mainannya di jendela. Dan tentu saja kiat ini diambil dari pengalaman saya beresin mainannya sehari-hari.πŸ˜…

Salah satu hal yang bikin saya takjub sekaligus gemas saat beresin mainan anak adalah si anak seperti punya ikatan batin sama mainannya yang acak-acakan, dia bisa bangkit dari tidurnya saat melihat mainannya rapi, bangkit untuk sekedar mindahin posisi mainan yang udah rapi, kadang juga bangkitnya cuma nuangin mainannya ke lantai terus balik bobo lagiπŸ˜‚

Sudah tiga bulan terakhir ini, saya berusaha menikmati momen beres-beres mainan, caranya dengan mensugesti diri bahwa nanti akan ada hari-hari saya kangen sama kegiatan seperti ini, cara lainnya, saya coba mengubah cara saya beres-beres, yang tadinya mainannya saya simpan disatu keranjang yang sekali tuang langsung bikin saya mumet, sekarang mainannya saya pisah per kategori / jenis.

Kira-kira begini kondisi mainan Ruwaid, mainannya nggak terlalu banyak, hampir seluruhnya adalah mainan murah (mainan dari plastik, ngga pake batre) yang saya beli di pasar. Ada beberapa mainannya yang saya beli di abang-abang yang jualan di depan SD. Dan tahukah bahagia di matanya dia selalu sama saja setiap ada mainan baru ntah itu murah atau murah banget, bahagianya sama dengan bahagia yang dia rasain saat pertama kali ngelihat tower pink yang saya beli mahal ituπŸ˜…. Sekarang si tower pink yang merupakan mainan paling mahal  yang dia punya malah dianggurin, dijadikan pijakan pas mau manjat manjat, sesekali dibuang lewat jendela. Kesimpulannya, untuk ngebahagiain si bocah ternyata nggak harus mahal-mahal, terus kenyataan yang harus disadari, saat dia punya mainan baru, mainan lamanya dilupain begitu saja. πŸ˜‚

Untuk kiat rapi-rapi.

1. Semua mainan dipisahin sesuai jenisnya dengan menggunakan toples dan kotak plastik 


Untuk toplesnya saya pake toples bekas sosis so nice, untuk kotak plastiknya saya beli dipasar. Ini pas banget untuk mainan yang kecil-kecil, selain mengurangi kekacauan, mainannya juga nggak ilang-ilangan. Karena plastik jadi nggak gampang rusak, walaupun dibanting, dilempar atau diinjak.



Berasa banget bedanya saat masih disimpan di satu keranjang, sekarang walaupun masih sering berantakan tapi lebih gampang dirapiin, Ruwaid juga bisa milih mau mainin yang mana tinggal ambil toples atau kotak plastiknya. Tadinya mau nerapin aturan ambil toples atau kotak mainannya diambil satu-satu biar nggak kacau, tapi si bocah ogah, dia maunya mainih sesukannya dia aja. Selain toples, saya juga pakai galon air zam-zam untuk tempot tempat lego pipa. 

Lumayan lebih rapi. Intinya setiap mainan punya rumahnya sendiri

2. Kerajang Mainan

Ada tiga keranjang mainan di rumah kami, satu keranjang kecil bentuk kotak, Ini untuk nyimpan mainan yang ukurannya lebih besar, seperti mobil-mobilan. Sengaja pake keranjang karena bentuk mobil-mobilan sebagian kayak kotak jadi gampang disusun-susun. Ada juga keranjang kecil buat tempat mainan masak-masak.



Keranjang satunya lagi model keranjang sampah, ini memang dulu dibelinya untuk tempat sampah tapi beralih fungsi jadi tempat mainan. Kerangjang ini dipakai untuk nyimpan bola besar.

3. Box besar untuk mainan yang jumlahnya banyak dan sama jenisnya, sepeti bola-bola kecil dan pin boling

Kadang isi box ini dikeluarin semua, kadang juga dijadiin mobil-mobilan, paling sering mau dijadiin rumah-rumahan, dia maksa mau tiduran di dalam box.πŸ˜„



4. Meja tempat main


Ini dia daerahnya Ruwaid, main, atraksi lompat-lompat, gambar, belajar, baca buku, nonton, berantakin mainan, semuanya disini.πŸ˜„

Area ini jadi teritorilnya. 


Meja ini adalah meja anak sekolahan yang udah dibuang-buang di sekolah depan rumah kami, tinggal minta ke penjaga sekolah, kaki mejanya digergaji jadi pendek, maka jadilah Ruwaid punya meja belajar. hehe.  Mainan yang gak masuk toples atau kotak mainan di simpan diatas meja jadi mudah untuk dimainin. Meja ini juga jadi tempat kami main bareng, dia main, saya nyelesiin tugas yang berhubungan dengan laptop. 

5. Sediain Lem Korea

πŸ˜„

Ini sangat membantu kelangsungan hidup mainannya Ruwaid yang rawan kena penyiksaan. Setiap ada yang pecah, atau kebuka kaitan sama lemannya, langsung saya ambil lem korea. Sangat membantu sampai saat ini, jadi lebih rapi dan utuh mainannya.

Untuk sementara ini itu saja kiat rapi-rapi dari kami, sebenarnya masih sering banget berantakan tapi dikit-dikit diusahain rapi, biar Ruwaid terkondisikan. Nah sekarang Ruwaid kalau diajak beresin mainannya udah pintar banget bilang 'nggak mau'.  πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

You Might Also Like

0 comments

I'm Proud Member Of