Rumahku masih ngontrak ..

16.16.00

“Dapatkan segera huniah idaman anda.. Cicilan 36 juta perbulan... Hari senin harga naik!

Saya langsung nengok tipi... 36 juta?

Fokus yang sedari tadi emang enggak on jadi tambah kemana-mana, karena yang nganga-nganga bukan cuma saya. Teman sebelah saya juga melongo sambil bilang “wah penghasilannya 80 jutaan kali itu baru bisa bayar cicilan segitu”

Ditimpali lagi...biar adem sih amannya berpenghasilan seratus jutaan perbulan...

Saya mengiyakan..”Iyaalah... Punya huniaan kayak gitu selain siap duit harus siap jiwa jugaa, tuntutannya pasti banyak... Belum lagi isi rumahnyaa harus mecing kiri kanan. Hunian mewah tapi kendaraaan masih rodaa dua enggak serasi kale, nyicil mobil lagi.. Udah naik mobil mewah... Selanjutnya mematut diri... Masa udah naik mobil kece gini tapi style masih gini-gini aja, baju, tas, sepatu... Mukaaa, alis, gigi, kaki, rambut, semuuua”

Make over sudaaaah kaka... :v

Jadi seratus juta juga gak cukupp kali ya.. Orang kaya kan tasnya ada yang sampe lima ratus jutaaan, jam tangannya aja ada yang nembus M-M an...

Artis yang kemaren nyaleg tasnya mahalnya sampe segambreeeeng tau, harganya ada yang mendekati 1 M...

Saya jadi ingat dulu pernah thawah keliling mol karena nyari tas yang bagussss tapi murah... KW 5... Haha.. Kesimpulannya... Untuk orang tajirun cicilan segitu serasa angin lalu...

Iyah... Konong eh konon di menteng sana ada rumah yang harganya sampe puluhan miliar...

Haa Apppah?.. Iyah.. Tanah semeter massah 200 jutaan..

Di jakarta rumah dari yang beratap seng sampai berkubah emas juga ada..

Enggak kebayang berapa penghasilan princes maju mundur cantik..

Woii.... Kerja..kerjaa...kerjaa...

:D

****
Obrolan di atas adalah pemanasan pagi ini.. Hehe.. Di ruangan saya ada tivi besar yang setiap hari mengganggu fokus kami, tapi giliran ada wacana pindah ruangan semua ngotot nggak mau pisah sama tipi. :v

Tak berselang lama dari obrolan kami, saya mendengar ceramah ustadz syafik basalamah yang judulnya menyentil jiwa setiap kontraktror... “rumahku masih ngontrak” judul ceramahnya. Seperti biasa ceramah ustadz syafik selalu mengguncang jiwa pendengarnya, ceramah ini juga.

Kalau bicara rumah, ingataan saya langsung kemana-mana, ke cerita seorang teman diusianya yang ke 27 tahun orang tuanya belum memiliki rumah, setiap hujan turun ia selalu mengingat wajah panik orang tuanya karena baru hujan sebentar saja rumah sudah terendam. Mendengar cerita teman saya ini saya terharuuu habis-habisan.

Di musim basah-basahan seperti ini juga pemandangan rumah terendam diemperan kali yang ada di jakarta sana jadi akrab sama mata, hujan baru sejam aja rumanya sudah tenggelam. Ingatan saya juga tersangkut pada rumah-rumah mewah yang saya lewati setiap berangkat kerja, rumah-rumah yang selalu membuat saya kagum sekaligus heraan, rumah sebiji tapi mobilnya bisaa sampe lima.

Dulu waktu zaman ceramah ustadz YM rame, kan kata beliau kalau ngelihat yang bagus-bagus dan dipengenin udeh di shalawati aja. Saya sempat memakai ajaraan ini, hehe, jadi saban lewat di depan rumah-rumah mewah mulut saya gak berhenti komat-kamit ngarep... Apalagi pas hujaaaan, do’a saya juga makin deras. Lama-lama mulai kepo juga adakah memang dalilnya yang demikian? ;)

*****
Ceramah ustadz Syafiq di awal-awal dibuka dengan lika-liku rumah kontrakan, dan juga mereka yang nabung seumur-umur untuk buat beli rumah. Iya sih ya, kalau dengar cerita mereka yang bergegas membeli rumah, katanya cicilannya sampe lima belas tahunan. Itupun cicilannya sudah bikin keringatan. Hehe.. Lama banget kaka, mau dicepatin juga nggak kuat.

Allah berbincang tentang nikmat rumah... Nikmat ini adalah nikmat yang sangat, sangatttt besar...Kita mungkin tidak akan merasakan nikmat rumah ini kecuali kita jalan-jalan ke kolong jembatan, yang ngontrak masih punya rumah, kalau mereka tidak punya rumah. di kampung pedati itu ada tumpukan sampah dimana disekitarnya ada rumah-rumah kecil... Tempat orang berlindung dari hujan dan panas.
Allah mengatakan..

“Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal …”

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan ayat di atas, “Allah mengingatkan akan kesempurnaan nikmat yang Dia curahkan atas para hamba-Nya, berupa rumah tempat tinggal yang berfungsi untuk memberikan ketenangan bagi mereka. Mereka bisa berteduh (dari panas dan hujan) dan berlindung (dari segala macam bahaya) di dalamnya.  Juga bisa mendapatkan sekian banyak manfaat lainnya”

****
Setelah bercerita nikmat rumah, kemudian ustadz memberikan pencerahan bahwa masih ngontrak pun hati bisa saja tetap bahagia, iyaa, salah satu kebaikan Allah pada hamba-hambanya adalah tidak diletakannya kebahagian itu pada harta dan teman-temanyaa. Kebahagian itu ada pada hati, dan setiap kita punya hati, artinya setiap kita berrpotensi untuk bahagia. Tapi keinginan untuk punya rumah sendiri terus saja menggelora ya? Padahal semua manusia adalah kontraktor. Biar kata rumah berpagar emas, berlantai berlian, berdinding cintaaa.. hehe... tetap saja kalau jatuh tempo masuk waktu, harus keluar juga baik dengan rela maupun terpaksa, jatuh tempo itu bernama kematin.
Kalau gitu gimana caranya biar rumahnya enggak ngontrak? Tetap disitu selamanyaa...

Ustadz kemudian menawarkan rumah yang keindahannya tidak pernah terindra oleh mata, dan pemiliknya tidak akan pernah terusir...


Rumah itu bangunannya jelas kokoh dan indah, Cat nya tidak pernah pudar. Bata bangunanannya dari emas dan perak. Bahan perekatnya adalah mintak kasturi. Kerikilanya adalah mutiara dan permata. Debunya adalah dzafaran. Buahnya tidak mengenal musim, bunga-bunga dan tanamannya tidak pernah layu. Bentuknya tidak pernah membosannkan. Sungai-sungai mengalir di bawahnya, Yang masuk ke rumah ini tidak akan mendapati keresehan dan kegundahan.

Ada yang mau?
Siap nabung?
Siap nyicil?

Istri Nabi shalallaahu alaihi wa salalm (khadijah) sudah mendapatkan rumah ini, istri fir’aun juga,  Rumah disisi Allah, bertetangga dengan Allah  di syurga ;)

Terus Gimana caranya mendapatkan rumaaah di syurga? Bisa kah? Bisa insyaallah.  Rasulullah sudah menjelaskan syarat dan prosedur untuk mendapatkan rumah di syurga lewat hadist-hadist beliau shallallahu alaihi wa sallam.  Ustadz syafiq kemudiaan mengumpulkan cara-cara itu lewat ceramah beliau kali ini. Ini caranya kaka. Silahkan disimak ;)

1. Sholat Sunnah Rawatib 12 rakaat dalam sehari semalam maka akan dibangunkan rumah di syurga.
2. Membangun masjid...
Gimana ceritanya mau bangun masjid, rumah aja nggak punya? Eitsss... Tenang dulu...

Masjid walaupun sekecil tempat bertelurnyaa burung dara pasir Allah berjanji akan membangunkan rumah disyurga. Entah itu membantu dengab batu bata, semen, yang tidak bisa dengan uangnya, bisa dengan tenaganya..

3. Membaca surah al ikhlas 10 kali (isinya surah ini penuh dengan ke tauhidan)... Ini langsung di amalkan sajaaa.. Sekarangg!

4. Bersabar atas musibah kehilangan anak... Memuji Allah... Apapun yang terjadi... Bagaimana pun kondisi kitaaa pujiaan itu tetap milik Allah... Alhamdulillah kulli haal.. ;’)

5. Membaca do’a ketika masuk pasar.

6. Rasulullah bersabda "Aku menjaminkan rumah di syurga bagi orang yang meninggalkan dusta walaupun sedang bergurau"

7. Meninggalkan perdebatan walaupun merasa benar... Insting untuk mempertahankan pendapat haruss disiraaaam biar padam.

8. Menutup celah diantara shaf sholat

9. Berhijrah... Berhijrah dengan berpindah tempat, atau pindahnya kondisi keimanan ke arah yang lebih baik.

10. Khusnul Khuluq... Berakhlak yang baik terutama pada orang tua kita.. :)

Dalilnya lengkapnya silahkan dengar ceramahnya ... langsung meluncur ke utub sajaa....

Semoga dimudahkan :)

Pict:dari sini

3 Desember 2014

You Might Also Like

2 comments

  1. masya Allah. makasih ukht dah share.. asyik dengernya, jadi mw download. tapi berhubng udah lengkap baca tulisan anti, aku udah betah di kontrakan anti. kontrakan blogger :D

    BalasHapus
  2. Jazaakillah khair sharingnya ukh.... Mau dengar langsung ceramahnya aah,..

    BalasHapus

I'm Proud Member Of